BEKASI PUNYA BLOGGER

Selamat untuk BloggerBekasi.com yang sudah melakukan Pre-launch pada tanggal 17 Agustus 2009 yang juga ditetapkan sebagai hari Blogger Bekasi. Semoga BloggerBekasi.com bisa menjadi wadah positif untuk dapat memajukan kota Bekasi.

Melalui dukungan Kompasiana dari Kompas, membuat pengurus BloggerBekasi yakin akan kemajuan komunitas ini, apalagi dengan rencana fasilitas Aggergator yang akan dipasang.
Komunitas yang digawangi oleh Wijaya Kusumah, Amril Taufiq Gobel, Aris Heru Utomo, Eko Eshape dan yang lainnya siap menyeruak Dunia menceritakan seputar Bekasi.

Pesta Blogger 2009, bersiap-siaplah kedatangan para Blogger dari Bekasi! ;)

64 TAHUN INDONESIA MERDEKA

17 Agustus 2009 Indonesia genap berusia 64 Tahun, apa arti kemerdekaan untuk Bangsa ini? Apa arti kemerdekaan untuk Anda?
Bagi saya Kemerdekaan adalah, “Saat kita mempersiapkan waktu bagi anak-cucu kita penerus bangsa ini untuk bisa tersenyum di masa mendatang!”

Indonesia Raya – Lagu Kebangsaan Republik Indonesia
Ciptaan: Wage Rudolf Supratman

Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
Disanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku
Bangsa dan Tanah Airku
Marilah kita berseru
Indonesia bersatu

Hiduplah tanahku
Hiduplah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Bangunlah jiwanya
Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya

Indonesia Tanah yang mulia
Tanah kita yang kaya
Di sanalah aku berada Untuk slama-lamanya
Indonesia Tanah pusaka Pusaka Kita semuanya
Marilah kita mendoa Indonesia bahagia

Suburlah Tanahnya Suburlah jiwanya
Bangsanya Rakyatnya semuanya
Sadarlah hatinya Sadarlah budinya
Untuk Indonesia Raya

Indonesia Tanah yang suci Tanah kita yang sakti
Disanalah aku berdiri ‘njaga ibu sejati
Indonesia! Tanah berseri Tanah yang aku sayangi
Marilah kita berjanji Indonesia abadi

Slamatlah Rakyatnya Slamatlah putranya
Pulaunya lautnya semuanya
Majulah Negrinya Majulah Pandunya
Untuk Indonesia Raya

LARI PAGI DAN BERSEPEDA

Belajar mengendarai Sepeda dan Lari Pagi di hari Minggu bisa menjadi sesuatu yang mengasyikan.

Meskipun hanya dilingkungan rumah, hal tersebut bisa membuat ketagihan terlebih lagi melakukannya bersama keluarga. Rutinitas mingguan seperti ini selain menyehatkan bisa membuat kita jadi kenal dengan tetangga. Apa lagi jika anda seorang pekerja dari Senin sampai Jum’at, tidak akan melewatkan waktu yang berkualitas seperti ini.

Sesering mungkin melakukan olah raga yang murah seperti berlari dan bersepeda, cukup membuat anda bugar dan siap berkatifitas dihari Senin.

Dari pada hanya menikmati hari Minggu sambil tidur-tiduran dan menonton acara TV, ada baiknya menggerakan badan terlebih dahulu. Kemudian mandi dan sarapan bisa melengkapi ritual Minggu pagi anda. Badan sehat, kenal tetangga, hari jadi ceria :lol:

Tidak perlu jauh-jauh dari rumah untuk berolah raga, badan tetap bugar. Jadi hari apa anda akan berolah raga?

RUMAH ITU SELALU ADA DI MIMPIKU

Tiba-tiba saja pagi itu anak-anak berlarian ke luar rumah sambil tertawa terbahak-bahak sambil menatap orang tua mereka, melihat cucu kami yang mulai menirukan gaya seorang rocker yang sedang melantunkan tembang rock yang saya tidak kenal karena sudah bukan waktunya untuk mendengarkan lagu-lagu keras seperti dulu.

Dari kejauhan aku tersenyum sambil melanjutkan memotong rumput yang sudah mulai tinggi di halaman depan, istriku dengan setia menemani sambil memegang sebuah keranjang sampah yang sudah tidak menarik lagi warnanya.
“Coba itu lihat cucumu, persis kelakuan anakmu saat dia mulai bisa bernyanyi!”, sambil tersenyum dia menatap.
“Darah rockernya kental mengalir, yah seperti kakeknya ini!”, sambutku.
Meskipun jarak kami agak jauh dari teras rumah, tapi hingar-bingar dua keluarga anak-anak kami terdengar dengan senangnya.

Dua anak putra-putri, dua menantu dan tiga orang cucu mengisi kesepian kami saat mereka datang berkunjung di akhir pekan. Tidak banyak yang kami lakukan, hanya senda-gurau untuk mengobati rasa rindu sepasang kakek-nenek yang mulai menghabiskan masa tua di rumah yang kami idam-idamkan lebih dari tiga puluh tahun lalu.

Meskipun saat ini modelnya sudah ketinggalan tapi keringat dan kasih sayang kami untuk membangun rumah tersebut tidak akan pernah meninggalkan kesan. Tawa, tangis, emosi, ide-ide konyol dan guratan-guratan pensil warna karya maestro kecil yang selalu kami cat kembali setiap tahunnya masih terasa sampai hari ini.

Tiga kamar tidur, sebuah ruang keluarga yang mewakili ruang tamu dan dapur serta ruang makan seadanya tidak banyak berubah sejak pertama kali kami membuatnya. Dua kamar anak-anak kami menjadi penawar rindu saat mengingat mereka tumbuh menjadi pribadi seorang manusia. Tempat tidur dan lemari pakaian mereka masih pada posisi yang sama saat mereka meninggalkan untuk membangun sebuah keluarga.
Continue reading this post »

WE WILL NOT GO DOWN

Kabar memilukan pagi ini tapi kami akan tetap bertahan!

We Will Not Go Down!

Not Because Of Bomb!

Indonesia Will Survive!

We Will Survive

Banner by Rony